Tittle
: Ups! I’m Forget...
Main Cast : Kim Seokjin [BTS] | Yoon
Hara [OC]
Genre : Romance | Hurt
Leight : One Shot
Author : Fellicia Kim
Disclaimer : NO
PLAGIARISM, NO BASH, NO SILENT READERS.
Just be happy!!!
***
-Caffe`-
Hentakan jari di meja bundar itu kini mulai keras. Lelaki itu tak henti-hentinya membuatnya kesal. Selalu datang
terlambat. Tak pernah tepat waktu.
Gadis itu kini melihat jam tangannya. Pukul 09.55.....
Hampir satu jam ia menunggu......
Hanya lima menit lagi....
Gadis itu memutuskan untuk menunggu lima menit lagi. Kesempatan terakhir laki-laki itu.
‘Jangan harap kau akan dapat
menyapaku setelah ini!’ desisnya dalam hati. ‘Walaupun hanya satu detik terlewatkan!’ ancam gadis itu.
Satu menit berlalu.....
Dua menit berlalu.....
Tiga menit berlalu......
Empat menit berlalu....
Menit kelimapun berlalu......
Gadis itu beranjak kesal dari tempat duduknya. Air matanya kini benar-benar
keluar deras. Ia merangkul tasnya dan menuju pintu keluar. Namun..
Seorang laki-laki yang datang tergesa-gesa
mengenai lengannya.
“Ups... maaf nona... saya–“ ujar laki-laki itu terputus sambil menatap gadis tadi. “Hara?” tanya laki-laki yang bernama Seokjin itu. Gadis yang bernama Hara itu hanya
menatap kesal kepada Seokjin. Lalu, pergi meninggalkan laki-laki itu. Namun, Seokjin memengang tangannya hingga langkah
Hara pun terhenti.
“Mwoya?” desah Hara yang sudah
mulai geram. “Ini kencan kita yang kesembilan. Dan kau tak pernah datang sekali
pun!” marah Hara. Namun, untuk waktu selanjutnya, tubuh Hara tak seimbang. Hara
terjatuh. Seokjin pun menopang tubuhnya.
“Gwaenchana?” tanya Seokjin.
“Aisshh! Jangan pernah coba mengalihkan pembicaraan!” bentak Hara lagi.
Tanpa disengaja, seseorang pun menyenggol Hara. Alhasil, Hara terjatuh untuk
kedua kalinya. Dengan sigap Seokjin membantunya.
“Jangan banyak bicara,” ujar Seokjin santai. “Aku tahu kau takkan tega.”
Tambahnya. Muka Hara pun memerah.
“Baiklah lihat saja, siapa yang benar!” bentak Hara lagi sambil berjalan
menyeberangi jalan. Seokjin pun berusaha menyejar.
“Hara-yah! Yoon Hara! Bukan itu
maksudku!” tiba-tiba seorang mobil pun datang.
‘Brukk!!!’
Seokjin tertabrak.
***
-Hospital-
“Seokjin-ah! Kau sudah sadar!” seru Hara bahagia.
“Mianhaeyo!” sesalnya.
“Tenanglah! Jangan merasa
bersalah!” seru Seokjin melembut. Sesaat kemudian, telepon genggam Seokjin pun
berdering. Suatu pesan masuk.
“Biarkan aku yang
membacanya.” Tawar Hara.
“Tidak, aku tidak
mau kau repot,” ujar Seokjin sembari meraih telepon genggamnya yang berada di
meja kecil di dekatnya. Namun, Hara mengambilnya terdahulu. Raut wajah Seokjin
mulai cemas.
“Dari Yoongi. Hyung, kapan kau
memberiku uang itu! Uang untuk menabrakmu malam tadi. Ku harap semua yang kulakukan
tidak sia-sia. Semoga hubungan kalian baik lagi.” Ujar Hara tanpa memikirkan perkataannya.
Tapi tunggu! Uang untuk menabrak gadis malam tadi..... Membuat hubungan
Seokjin menjadi baik......
“Apa maksud ini?” tanya Hara. Seokjin tak dapat melihat wajah gadis-chingu-nya
itu.
Dan tiba-tiba......
Pukulan dari tangan Hara pun melayang di pipi Seokjin.
‘Plaaaakkk’
Hara pun keluar dari ruangan itu dengan kesal.
Gimana? Agak
dramatis ya? Kkkk....

No comments:
Post a Comment