Monday, 29 December 2014

Upps! I'm Forget




Tittle : Ups! I’m Forget...
Main Cast : Kim Seokjin [BTS] | Yoon Hara [OC]
Genre : Romance | Hurt
Leight : One Shot
Author : Fellicia Kim

Disclaimer : NO PLAGIARISM, NO BASH, NO SILENT READERS.

Just be happy!!!

***

-Caffe`-

Hentakan jari di meja bundar itu kini mulai keras. Lelaki itu tak henti-hentinya membuatnya kesal. Selalu datang terlambat. Tak pernah tepat waktu.

Gadis itu kini melihat jam tangannya. Pukul 09.55.....

Hampir satu jam ia menunggu......

Hanya lima menit lagi....

Gadis itu memutuskan untuk menunggu lima menit lagi. Kesempatan terakhir laki-laki itu.

Jangan harap kau akan dapat menyapaku setelah ini!’ desisnya dalam hati. ‘Walaupun hanya satu detik terlewatkan!’ ancam gadis itu.

Satu menit berlalu.....

Dua menit berlalu.....

Tiga menit berlalu......

Empat menit berlalu....

Menit kelimapun berlalu......

Gadis itu beranjak kesal dari tempat duduknya. Air matanya kini benar-benar keluar deras. Ia merangkul tasnya dan menuju pintu keluar. Namun..

Seorang laki-laki yang datang tergesa-gesa mengenai lengannya.

“Ups... maaf nona... saya–“ ujar laki-laki itu terputus sambil menatap gadis tadi. “Hara?” tanya laki-laki yang bernama Seokjin itu. Gadis yang bernama Hara itu hanya menatap kesal kepada Seokjin. Lalu, pergi meninggalkan laki-laki itu. Namun, Seokjin memengang tangannya hingga langkah Hara pun terhenti.

Mwoya?” desah Hara yang sudah mulai geram. “Ini kencan kita yang kesembilan. Dan kau tak pernah datang sekali pun!” marah Hara. Namun, untuk waktu selanjutnya, tubuh Hara tak seimbang. Hara terjatuh. Seokjin pun menopang tubuhnya.

Gwaenchana?” tanya Seokjin.

“Aisshh! Jangan pernah coba mengalihkan pembicaraan!” bentak Hara lagi. Tanpa disengaja, seseorang pun menyenggol Hara. Alhasil, Hara terjatuh untuk kedua kalinya. Dengan sigap Seokjin membantunya.

“Jangan banyak bicara,” ujar Seokjin santai. “Aku tahu kau takkan tega.” Tambahnya. Muka Hara pun memerah.

“Baiklah lihat saja, siapa yang benar!” bentak Hara lagi sambil berjalan menyeberangi jalan. Seokjin pun berusaha menyejar.

“Hara-yah! Yoon Hara! Bukan itu maksudku!” tiba-tiba seorang mobil pun datang.

‘Brukk!!!’

Seokjin tertabrak.

***

-Hospital-

“Seokjin-ah! Kau sudah sadar!” seru Hara bahagia. “Mianhaeyo!” sesalnya.

“Tenanglah! Jangan merasa bersalah!” seru Seokjin melembut. Sesaat kemudian, telepon genggam Seokjin pun berdering. Suatu pesan masuk.

“Biarkan aku yang membacanya.” Tawar Hara.

“Tidak, aku tidak mau kau repot,” ujar Seokjin sembari meraih telepon genggamnya yang berada di meja kecil di dekatnya. Namun, Hara mengambilnya terdahulu. Raut wajah Seokjin mulai cemas.

“Dari Yoongi. Hyung, kapan kau memberiku uang itu! Uang untuk menabrakmu malam tadi. Ku harap semua yang kulakukan tidak sia-sia. Semoga hubungan kalian baik lagi.” Ujar Hara tanpa memikirkan perkataannya.

Tapi tunggu! Uang untuk menabrak gadis malam tadi..... Membuat hubungan Seokjin menjadi baik......

“Apa maksud ini?” tanya Hara. Seokjin tak dapat melihat wajah gadis-chingu-nya itu.

Dan tiba-tiba......

Pukulan dari tangan Hara pun melayang di pipi Seokjin.

‘Plaaaakkk’

Hara pun keluar dari ruangan itu dengan kesal.

Gimana? Agak dramatis ya? Kkkk....

No comments:

Post a Comment